STAY WITH US

Breaking

Wednesday, May 10, 2017

Dikira Gurauan, Ternyata Dipecat Beneran. Direktur FBI Dipecat Thrump



Karena dinilai tidak lagi bisa memimpin dengan efektif. Presiden Amerika Donald Trump memecat kepala Dinas Penyidikan Federal (FBI) James Comey dari jabatannya. “Adalah sangat penting kita mencari pemimpin baru untuk mengepalai FBI, sehingga kita bisa memulihkan kepercayaan publik akan fungsi FBI sebagai pelaksana hukum yang vital,” kata Trump dalam surat yang ditujukan kepada Comey dan dirilis hari Selasa (9/5) sore oleh Gedung Putih.

“Comey tertawa karena mengira itu sebuah gurauan,” demikian ditulis New York Times mengutip para pegawai yang hadir dalam pertemuan itu.

Namun para pegawai kemudian meminta Comey yang sudah tujuh tahun menjabat sebagai Direktur FBI, untuk mendatangi salah satu kantor FBI di Los Angeles.Ia kemudian meninggalkan tempat pertemuan dan menuju kantor FBI di kota itu. Setibanya di sana, ia memastikan dirinya telah dipecat.

Pekan lalu, Donald Trump menuding Comey memberikan Clinton kebebasan karena tidak akan mendakwa mantan Menteri Luar Negeri itu setelah menggunakan email pribadi selama bertugas.

"Reputasi FBI rusak dan itu berpengaruh terhadap Kementerian Hukum," tulis Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein, dalam memo ihwal pemecatan Comey. "Saya tidak akan membela Comey ketika semua pihak tahu dia salah. Ini adalah salah satu isu yang mempersatukan semua orang."

Pemecatan terhadap Comey terjadi di saat FBI tengah menyelidiki apakah Trump terlibat dengan Rusia dalam pemenangan pemilihan presiden akhir tahun lalu. Penyelidikan dilakukan diam-diam sejak Juli lalu dan kini menjadi fokus perdebatan di Kongres.Belum diketahui apakah pemecatan Comey terkait dengan penyelidikan itu, dan bagaimana nasib penyelidikan setelah direktur baru ditunjuk juga belum dipastikan.

"Bersama ini, Anda diberhentikan dari jabatan dan berlaku sesegera mungkin," demikian Trump dalam suratnya.
"Meski saya menghargai pemberitahuan Anda, dalam tiga kesempatan terpisah, bahwa saya tidak sedang diselidiki, tetapi hal itu menjadi salah satu pertimbangan Departemen Kehakiman, bahwa Anda sudah tak mampu memimpin Biro (FBI)," tambah Trump.
"Sangat penting bagi kami untuk mendapatkan pemimpin baru FBI yang bisa mengembalikan kepercayaan publik terhadap misi penegakan hukum FBI," tambah Trump.
Setiap FBI dipilih dan bertugas selama 10 tahun untuk satu kali masa jabatan.

No comments:

Post a Comment

Random Post

Memuat...
Adbox